Fluktuasi IHSG tak Surutkan Emiten Raih Dana
INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berfluktuasi cukup tinggi tidak menyurutkan minat perusahaan tercatat atau emiten untuk meraih pendanaan melalui pasar modal.
"Fluktuasi IHSG yang tinggi pada pasar saham disiasati oleh emiten dengan mencari pendanaan melalui penerbitan surat utang dan sukuk korporasi," kata Sekretaris Perusahaan BEI Irmawati Amran dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (6/9/2015).
Hal itu, lanjut dia, terlihat dari total emisi obligasi dan sukuk korporasi yang tercatat di BEI sepanjang tahun ini telah berjumlah 36 emisi dengan nilai emisi Rp47,07 triliun.
"Dengan demikian, total nilai emisi obligasi dan sukuk korporasi sampai dengan akhir pekan ini (year to date) pada 2015 telah melampaui pencapaian di sepanjang 2014 dengan total nilai emisi Rp46,84 triliun dari hasil penerbitan 49 obligasi dan sukuk," paparnya.
Ia mengemukakan bahwa total nilai emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini (6/9) berjumlah 271 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp246,66 triliun dan 100 juta dolar AS, diterbitkan oleh 104 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 96 seri dengan nilai nominal Rp1.367,8 triliun, dan lima Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp2,71 triliun.
Irmawati Amran juga menyampaikan bahwa untuk data emiten baru yang telah mencatatkan sahamnya di BEI pada 2015 sebanyak 12 emiten dengan nilai emisi Rp9,02 triliun. Sementara pada tahun 2014 terdapat 24 emiten yang mencatatkan saham di BEI dengan nilai emisi Rp9,12 triliun.
Sementara itu dalam data BEI tercatat, selama periode 31 Agustus hingga 4 September 2015, IHSG bergerak secara fluktuatif. IHSG sempat mengalami kenaikan sebesar 1,43 persen ke level 4.509,607 pada awal pekan ini (31/9), IHSG pada akhir pekan (4/9) ditutup di level 4.415,343.
Pada periode itu, rata-rata nilai transaksi harian melemah sebesar 30,5 persen dari Rp6,52 triliun menjadi Rp4,53 triliun. Sementara rata-rata volume dan frekuensi transaksi masing-masing turun sebesar 30,7 persen dan 34,2 persen.
Periode 31 Agustus hingga 4 September 2015 juga tercatat, investor asing membukukan jual bersih (net sell) senilai Rp831 miliar. Sepanjang tahun ini (year to date), investor asing mencatatkan "net sell" senilai Rp7,90 triliun. [tar]
Read More : Fluktuasi IHSG tak Surutkan Emiten Raih Dana.
0 komentar:
Posting Komentar